ChatGPT Kebanjiran Pengguna AI Gambar Ghibli, Rilis Produk Baru OpenAI Terganggu

Leo Dwi Jatmiko
Rabu, 2 April 2025 | 14:30 WIB
Ilustrasi Logo OpenAI/Reuters
Ilustrasi Logo OpenAI/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA —— CEO OpenAI Sam Altman mengatakan tingginya minat pengguna terhadap alat pembuatan gambar baru, termasuk gambar studio Ghilbi, di ChatGPT  menyebabkan penundaan produk OpenAI hingga waktu yang tidak disebutkan.

Antusias masyarakat terhadap layanan tersebut membuat slot kapasitas penyimpanan OpenAI banyak terpakai, sehingga tidak memiliki ruang cukup untuk aplikasi baru. 

"Kami sedang mengendalikan situasi, tetapi Anda harus memperkirakan rilis baru dari OpenAI akan tertunda, beberapa hal akan rusak, dan layanan terkadang akan lambat karena kami menghadapi tantangan kapasitas," tulis Altman dalam unggahannya di X, dikutip Rabu (2/4/2025). 

Altman berjanji untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin sehingga aplikasi dan layanan OpenAI tidak mengalami gangguan. 

Kemampuan pembuatan gambar baru OpenAI hadir dengan banyak pujian — dan kontroversi — karena kemampuannya yang mengesankan untuk menciptakan ulang gaya seperti animasi gambar tangan Studio Ghibli

Selama akhir pekan, Altman mengatakan dalam unggahan di X bahwa perusahaan "belum mampu mengejar ketinggalan" sejak peluncuran dan bahwa staf telah bekerja hingga larut malam dan sepanjang akhir pekan untuk "menjaga layanan tetap berjalan,”

Dalam satu jam, ChatGPT menambahkan satu juta pengguna baru, klaim Altman dalam sebuah unggahan. ChatGPT sekarang memiliki 500 juta pengguna mingguan dan 20 juta pelanggan berbayar, naik dari 300 juta pengguna dan 15,5 juta pelanggan pada akhir tahun 2024.

Dalam upaya untuk meringankan masalah kapasitasnya, OpenAI menunda peluncuran alat pembuatan gambar untuk pengguna ChatGPT gratis dan menonaktifkan sementara pembuatan video untuk pengguna baru Sora, rangkaian alat media AI generatif perusahaan.

“Kami bekerja secepat mungkin untuk benar-benar membuat semuanya berjalan lancar,” kata Altman. 

Sebelumnya, OpenAI dikabarkan sedang melakukan finalisasi pendanaan US$40 miliar dari SoftBank Group Corp. dan investor lainnya sehingga valuasi perusahaan bakal meningkat menjadi US$300 miliar. 

Seperti dilansir Bloomberg, OpenAI bakal menggalang putaran pendanaan terbesar sepanjang masa. Hal itu merujuk pada data yang dikompilasi oleh perusahaan riset PitchBook. 

Nilai kesepakatan yang dicapai pengembang ChatGPT itu hampir dua kali lipat dibandingkan dengan valuasi sebelumnya US$157 miliar. Valuasi itu dicapai setelah penggalangan dana pada Oktober lalu. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper